Dilarang berdoa di sekolah

Amerika melaksanakan program pembaruan ini sejak beberapa tahun yang lalu. Mereka sangat liberal dan melarang seseorang memaksakan kepercayaannya kepada orang lain karena hal itu melanggar hak azasi manusia.
Berdoa yang merupakan produk agama Kristen dianggap sebagai hal relijius yang tidak boleh dilakukan di area publik. Jika sampai dilakukan akan menyebabkan orang lain tidak nyaman.
Setiap orang dihargai kepercayaan dan keyakinannya maka mereka membuat aturan pemerintah yang demikian. Akhirnya kebanyakan sekolah di Amerika secara umum menjadi sekolah yang sangat liberal dan bebas.
Setelah bebas dari 'unsur agama' mereka malah akhirnya terjebak mengijinkan 'ilmu sihir' menjadi budaya dan pengetahuan modern mereka.
Ilmu sihir dianggap kebudayaan dan bukan agama.
Film Disney pun melibatkan banyak kata "magic" dalam pengertian sebenarnya maupun dalam frase yang tidak jelas. Kata "miracle" tidak lagi diperuntukkan pada karya Tuhan tapi menjadi kara yang tak lebih dari ketakjuban akan hebatnya ilmu sihir.

Kerjaan iblis bukan ?
Agama dihilangkan dengan tujuan prinsip mereka masuk melalui kata "kebudayaan".
Dalam kurun waktu yang cepat free sex dan hedonisme serta vandalisme akan menjadi budaya legal karena batasan relijius yang dianggap cukup mengganggu sudah disingkirkan.

so, jangan menganggap bahwa Yesuslah yang mengijinkan seorang gadis memakai pakaian yang sangat terbuka dan seronok di gereja. bukan juga Yesus yang mengijinkan tentara Amerika meledakkan mesjid demi mengejar para gerilyawan. Yesus juga tidak pernah akan mengijinkan kawin cerai seperti yang dilakukan oleh para bintang film Holywood dengan pesta liarnya.
Kekristenan mulai disingkirkan dari dunia pendidikan dan area publik.
Bahkan gereja pun banyak yang dilelang dan ditutup karena pengikutnya mulai kabur dan lebih memilih bergaya hidup liberal dan tanpa kekangan.
Seakan Yesus dianggap sebagai seseorang yang sangat mengecewakan karena tidak bisa menjawab semua kebutuhan mereka.
Padahal.....itu kebohongan besar iblis.
iblis membuat Yesus kelihatan bodoh tua dan pantas untuk ditinggalkan untuk sesuatu yang lebih modern.
dunia internet semakin mempercepat keinginan manusia untuk hidup mencitai dosa dan keduniwian.
Lihatlah....Yesus tidak lagi diijinkan menguasai Amerika. "In God We Trust"  menjadi pertanyaan besar siapa yang dimaksud dengan God?
Amerika yang liar.....

Perang para jihad melawan Amerika sering dikonotasikan perang Islam dan kristen seperti jaman dulu. Itu absurd dan terlalu menghakimi.
amerika bukan kristen, mereka liberalis.hidup penuh keduniawian dengan peraturan "senangkan dirimu sendiri, jadilah dirimu sendiri dan jangan biarkan orang lain mengganggu hak mu".
Israel memang kebangsaan Yesus tapi sampai hari ini mereka tidak pernah mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat mereka. Mereka pun menganggap orang Kristen adalah orang kafir. Tapi kenapa ya tiap perang lawan Israel kaum jihad merasa berperang melawan orang Kristen dan membuat mereka merasa sah saja untuk menghancurkan gereja di desa-desa. Sebuah kekacauan yang ngga jelas.

Ada banyak TV Kristen yang akhirnya gulung tikar karena pendeta utamanya diselidiki memiliki selingkuhan, korupsi dan banyak hal buruk lainnya. publikasi iblis yang manjur untuk semakin menganggap kekristenan hanyalah lelucon dan kebodohan.

Akhir jaman nanti tunggu saja .....
Yesus Sang Imam Mahdi akan datang lagi di awan-awan dan menjadi hakim atas umat manusia. Percaya nggak percaya silakan tunggu saja. Semua kebenaran mengarah pada hal yang sama. Air selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah. Itu kebenaran mutlak.
Dan dia akan mengalahkan Si Antikris yang disebut Dajjal dengan waktu yang singkat.



Categories:

Leave a Reply